Saturday, 21 November 2009
Saudara Baru & Birm Mari
Tuesday, 3 June 2008
English dance
Because of curiosity, I went down. Then, I saw a dance group made performances. I don't know who invited them to make that performance. I don't think Devonshire Cat Bar invited them. It was quite strange because Wellington Street is not a busy road. If they want to attract audiences, they should perform at The Moor.
I talked to one of the performer,
Pena Biru: Where the dance came from?
Dancer: Ermm, I'm not so sure. But I think it came from Oxford or somewhere from the south.
Pena Biru: Owh, I thought it came from Scotland. It really sounds like Scottish musics on tv
Dancer: No, no. This is purely English dance. There are not many dance group right now. Especially in the north region.
I found something interesting with their attire. The dancers wore lots of small bells at their knees. So, everytime they move, you can hear the 'kling kling kling' sound. That sound reminded me of one story. It was about how Malaysian Indian got 'keling' nickname (I don't mean to be racist here ok!).
When I was a kid, I was told by others that Indian was called 'keling' simply because they wore bell at their heel. So, everytime they walk, you can hear the 'kling kling' sounds which was then became 'keling'. I think if they come and perform in Malaysia, 'creative' Malays will call them 'keling' as well. haha
I managed to record the performance and snap some pictures using my mobile phone. So, ladies and gentlemen, enjoy the show!
Wednesday, 21 November 2007
Lagu: Inteam & Mestica - Kerana Cinta
Saturday, 20 October 2007
Ucapan Raya Untuk Warga Sheffield
Sheffielders in memory.
Tuesday, 14 August 2007
Lirik - Aku Tanpa Cintamu
Telah ku mungkiri janjiku lagi
Walau seribu kali
Ku ulang sendiri
Aku takkan tempuh lagi
Apakah kau terima cintaku lagi
Setelah ku berpaling
Dari pandanganMu
Yang kabur kerna jahilnya aku
Mengapa cintaMu tak pernah hadir
Subur dalam jiwaku
Agarku tetap bahagia
Tanpa cintaku tetaplah Kau di sana
Aku tanpa cintaMu
Bagai layang-layang terputus talinya
Telah ku mungkiri janjiku lagi
Walau seribu kali
Ku ulang sendiri
Aku takkan tempuh lagi
Apakah kau terima cintaku lagi
Setelah ku berpaling
Dari pandanganMu
Yang kabur kerna jahilnya aku
Masihkah ada sekelumit belas
Mengemis kasihMu Tuhan
Untukku berpaut dan bersandar
Aku di sini kan tetap terus mencuba
Untuk beroleh cintaMu
Walau ranjaunya menusuk pedih
lagu dendangan mirwana dan jay jay ini menceritakan mengenai cinta antara manusia dengan Pencipta-Nya.
Apabila membaca rangkap pertama lirik lagu tersebut, saya berasakan bahawa makna yang cuba disampaikan amat releven sekali dengan kita. setiap kali selepas selesai mengerjakan solat, kita selalunya berdoa meminta keampunan daripada Allah atas dosa-dosa kita dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. walau bagaimanapun, kita sering memungkiri janji tersebut dan mengulangi dosa-dosa yang lalu. kemudian, kita bertaubat kembali dan berdoa meminta keampunan daripada Allah.
rangkap kedua pula menceritakan mengenai pergantungan kita terhadap Allah Taala. lirik tersebut menggambarkan kehidupan manusia yang tidak diredhai-Nya seperti layang-layang yang terputus talinya. manusia akan hilang arah tujuan tanpa rahmat dan kasih sayang dari-Nya. sebaliknya, sekiranya kita tidak patuh atau beriman kepada-Nya, Allah tidak sedikit pun terjejas. Malah, kita lah yang berada dalam kerugian kerana tidak berusaha untuk mendapatkan cinta dan rahmat daripada Allah Taala. Kejayaan dan ketenangan yang abadi tidak akan diperolehi tanpa rahmat daripada-Nya.
Saturday, 11 August 2007
Inikah AKHLAK pemimpin kita?
Dengan menjelangnya pilihanraya umum tidak lama lagi, saya menyeru pembaca-pembaca sekalian agar memilih calon-calon yang baik agamanya, rajin bekerja, berilmu, mempunyai visi dan telus. Dengan ini, barulah kita dapat memastikan bahawa calon yang benar-benar layak dan berkaliber sahaja yang akan mentadbir negara kita.
Thursday, 2 August 2007
Serasi Bersama
*** when i was taking a short break after writing my project report, i suddenly fancy reading some lyrics. Then when i came across 'serasi bersama' lyrics sang by Ajai and Nurul, i just feel that i really like it. the lyrics is very beautiful and i really attracted with the comparisons after 'bagai...' and parts when it says 'bagai permata cantum tiada terlihat garisnya. so, read it, feel it and enjoy it =) ***
Semakin hari aku rasalah
Kita macam makin serasi
Kau rasa tak?
Semakin hari semakin serasi
Bagai pagi dengan sinar matahari
Bagai malam dengan kerdipan bintang yang berseri
Terlintas saja hati belum ku luahkan
Kau dah pun tahu bagai tiada lagi rahsia
Antara diri kita berdua
Semakin hari semakin serasi
Bagai gelora dan laut air dan tasik tak dicemari
Bagai puncak dan lembah lereng dan titi
Terguris saja hati belum ku tangis ku
Dah kau belai seperti sakit ku ini
Kau yang terasa jiwa kita serupa
Kita bagai satu permata
Terbelah bercantum semula
Hingga langsung tiada terlihat garisnya
Pemisah halus rambut dibelah halus
Kita bagai satu jiwa
Yang bercerai terpatri kembali
Hingga langsung tiada terlihat lainnya
Di dalam hanya ada kekasih hati


